Dipublish di Kompasiana, 13 Agustus 2011
Nama Donny Dhirgantoro masih asing ditelinga saya,
walaupun karya perdananya, novel 5 cm, telah dicetak berulang kali dan
saat ini dalam proses untuk di filmkan. Saat membaca deskripsi novel
ini, sebenarnya saya urung membelinya maklum dengan 418 halaman bagi
saya cukup tebal untuk seorang pengarang yang saya belum pernah baca
karyanya. Tapi sepotong sinopsis di situs buku online itu, membangkitkan
rasa penasaran saya.
“Ini bulutangkis, dan ini Indonesia, dimana
impian dibawa kedunia nyata……. Dan, perempuan Indonesia dengan segala
keterbatasannya itu memutuskan untuk melawan, memutuskan untuk terus
berjuang demi impiannya, memutuskan untuk terus mencintai hidup yang
tidak pernah sempurna”.
Kata mimpi dan perjuangan adalah kata-kata yang
sangat saya sukai dan akrab dengan keseharian saya. Dan setelah membaca
novel tebal dengan sampul merah menantang ini, saya beranikan diri
menulis resensi pertama saya tentang buku ini.