Showing posts with label novel. Show all posts
Showing posts with label novel. Show all posts

Thursday, June 20, 2013

Coelho dan Fuadi

Sudah lama tidak menulis, membuat otak terasa tumpul saat harus menggerakkan jemari di tuts keyboard. Namun, dua buku yang saya khatam-kan dalam perjalanan beberapa waktu terakhir ini menambah khasanah berpikir saya.

Buku pertama adalah "Manuscript found in Accra", buku terbaru karya Paolo Coelho ini saya peroleh disebuah toko buku impor di Jakarta Pusat. Sedangkan satunya lagi yaitu buku ke-3 dari trilogi Negeri Lima Menara, Rantau|Muara, memang saya nanti-nantikan dan akhirnya karya Ahmad Fuadi ini berhasil saya peroleh di Gramedia Sun Plaza, Medan. Kedua buku ini setia menemani perjalanan saya beberapa minggu belakangan dan saya tunggu sekali karena penulisnya adalah dua dari sederet penulis yang tulisannya saya koleksi.

Monday, August 27, 2012

Kata anak sekarang siy, ini namanya 'Move On'

Paulo Coelho (Source: Google)
Paulo Coelho adalah salah seorang penulis yang bukunya saya nantikan. Pengarang novel best seller 'Alchemist' ini menulis dengan jernih dengan pesan yang sarat makna. Seperti halnya buku-buku yang pernah saya baca, karya Paulo menambah khasanah berpikir dan memberikan perspektif tersendiri bagi saya. Konsep pemikirannya terasa universal dan menembus batas perbedaan yang ada, walau tak jarang pemikirannya menimbulkan kontroversi.

Beberapa hari lalu, email dari orangtua angkat saya di Canada bercerita bagaimana ketika membaca novel Coelho 'Pilgrimage" dan ia teringat saya karena novel tersebut adalah hadiah dari saya. Tiba-tiba sebuah paket sampai dirumah, dan guess what? itu adalah paket dari saya. "What a coincidence!", katanya karena didalam novel yang ia baca tersebut diceritakan bagaimana manusia didunia saling terhubung satu sama lain dengan cara-cara tertentu.

Tuesday, June 19, 2012

Novel '2': Aku berani mencintai, aku mencintai dengan berani

Dipublish di Kompasiana, 13 Agustus 2011

Nama Donny Dhirgantoro masih asing ditelinga saya, walaupun karya perdananya, novel 5 cm, telah dicetak berulang kali dan saat ini dalam proses untuk di filmkan. Saat membaca deskripsi novel ini, sebenarnya saya urung membelinya maklum dengan 418 halaman bagi saya cukup tebal untuk seorang pengarang yang saya belum pernah baca karyanya. Tapi sepotong sinopsis di situs buku online itu, membangkitkan rasa penasaran saya.

“Ini bulutangkis, dan ini Indonesia, dimana impian dibawa kedunia nyata……. Dan, perempuan Indonesia dengan segala keterbatasannya itu memutuskan untuk melawan, memutuskan untuk terus berjuang demi impiannya, memutuskan untuk terus mencintai hidup yang tidak pernah sempurna”.
Kata mimpi dan perjuangan adalah kata-kata yang sangat saya sukai dan akrab dengan keseharian saya. Dan setelah membaca novel tebal dengan sampul merah menantang ini, saya beranikan diri menulis resensi pertama saya tentang buku ini.