Showing posts with label happy. Show all posts
Showing posts with label happy. Show all posts

Friday, July 26, 2013

Anak Hebat Anak Indonesia (AHAI): Mutiara dari Timur Indonesia


'Selamat pagi anak-anak!!!', sapa pak Burhan.
'AHAI!!!', serentak jawaban penuh semangat dari 46 orang siswa/i dari Papua.
'AHAI!!!', balas pak Burhan.
'Anak Hebat Anak Indonesia!!', kembali suara siswa/i Papua ini membelah keceriaan pagi di Wisma Kinasih, Depok. Yups,....ini adalah yel-yel dari program AHAI.

Sunday, January 27, 2013

Rumah

Kalau ngobrol dengan teman atau kerabat yang cukup lama tidak berinteraksi, biasanya ujung-ujung obrolan adalah pertanyaan, "Apa nggak kangen pulang?"

Kata 'pulang' berkorelasi dengan 'rumah' dan pertanyaan diatas menandakan bahwa si penanya menganggap bahwa saya sedang tidak berada di rumah. Dan pertanyaan untuk 'pulang' juga merupakan pernyataan untuk kembali ke 'rumah', yaitu ke Indonesia atau lebih spesifiknya ke Padang.

Pertanyaan seperti ini seringkali membuat saya hanya membalas dengan senyuman atau jawaban singkat, "pasti kangen donk,...". Jauh di benak dan hati, saya tidak merasakan bahwa 'rumah' saya hanya di tempat dimana saya dilahirkan atau dimana saya tinggal.

Sunday, September 11, 2011

Pasar

Keluar masuk pasar tradisional adalah hobi saya sejak dulu. Saya suka sekali mengamati tingkah polah orang-orang didalam pasar, beragam ekspresi hadir diwajah mereka dalam interaksi dengan lingkungan yang ada. Pasar tradisional bagi saya adalah cara untuk melongok wajah asli masyarakat didaerah itu.

Disatu sudut terlihat proses tawar-menawar, dilain tempat terlihat penjual yang berteriak-teriak mempromosikan dagangannya, sementara itu ada yang duduk diam memandangi dagangannya karena tidak ada yang mampir. Atau ada juga yang melakukan aktifitas lain sementara menunggu pembeli datang.

Tuesday, January 4, 2011

 
Pelajar-pelajar Indonesia di Canterbury, New Zealand yang tergabung di bawah bendera PPIC (Perhimpunan Pelajar Indonesia Canterbury) mempunyai beragam kegiatan, baik itu dari kegiatan akademik hingga kegiatan sosial. Jadi jangan salah, status pelajar tidak menjadikan kami tidak bersosialisasi, justru dengan embel-embel sebagai pelajar Indonesia, kami mengemban tugas sebagai duta bangsa.

PPIC juga bergabung dengan masyarakat Indonesia yang menetap di Cantebury. Perkumpulan masyarakat Indonesia disini bernama CIS atau Canterbury Indonesian Society. Banyak acara yang sudah dilaksanakan bersama-sama, seperti pelaksanaan Indonesian Day atau peringatan 17 Agustus, halal bi halal, mengikuti Santa Parade, Culture Galore dan yang pastinya acara rekreasi.

Yang pasti walaupun jauh dari negeri tercinta, kami tetap akan setia membawa bendera bangsa.

Memperkenalkan Indonesia ke mata dunia. Justru berada jauh dari negeri tercinta dan minoritas di negeri orang menjadikan rasa nasionalisme semakin membara. Misalnya dalam acara Indonesian Day sebagai acara peringatan HUT RI yang diselenggarakan setiap tahunnya.

Kebersamaan yang terbina ini bukan saja di peringatan kenegaraan, namun juga di peringatan hari besar agama. Walau berbeda kepercayaan, namun ikatan yang terjalin diantara kami tidak menjadikan itu sebagai kendala dalam berinteraksi. Bahkan justru memperkuat hubungan tenggang rasa dan persaudaraan dibawah bendera Indonesia.

PPIC sendiri juga aktif dalam berbagai kegiatan, seperti penggalangan dana untuk korban gempa Sumatera Barat, 30 September 2009 atau menyelenggarakan Seminar tentang Indonesia pada 25 November 2010. Khusus pada acara seminar ini, para mahasiswa Indonesia di Canterbury mempresentasikan penelitian mereka tentang Indonesia dan juga berbagi pengalaman tentang kehidupan sebagai mahasiwa di Selandia Baru. Seminar ini bertemakan 'Gate of Opportunity: Indonesian Students' Experience in Canterbury".

Dengan beragam kegiatan dan aktifitas ini, menjadikan kami semakin bangga sebagai salah seorang putra bangsa yang bermukim ke luar negeri dan menjadi duta bangsa memperkenalkan Indonesia.

Selain itu, untuk menjaga keakraban dan keluar sejenak dari rutinitas kampus, biasanya PPIC juga sering mengadakan acara-acara dadakan jalan-jalan. Yah,..memang dasar semuanya pecandu jalan-jalan,..buat yang satu ini, gak perlu perencanaan panjang, begitu kelontar idenya, langsung di eksekusi,..hehehe...